Batik sebagai Budaya Warisan Bangsa


Batik adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober, 2009.

Indonesia memiliki beragam motif batik sesuai dengan daerah pembuat batik. jadi tiap daerah penghasil batik mempunyai kekhasan dan makna tersendiri yang tersirat dari beragam motif batik yang ada di Indonesia.

Tidak salah jika banyak bangsa luar yang mengagumi batik Indonesia yang memiliki tingkat seni yang tinggi sejak pewarnaan, pemotifan serta tehnik-tehnik dan teknologi yang dipakai dalam pembuatan batik ini yang cukup membutuhkan tingkat keterampilan yang cukup tinggi. Maka kita sebagai bangsa yang memiliki kebudayaan tinggi wajib menjaga seluruh kebudayaan bangsa agar tidak mudah dirampas dan diakui oleh bangsa lain yang tidak cukup memiliki kebudayaan yang tinggi. Dengan UNESCO mengesahkan bahwa batik adalah warisan leluhur bangsa Indonesia maka seharusnya warganegara Indonesia boleh berbangga hati dan merasa lega bahwa tidak akan terjadi pencurian budaya batik ini. kita pun wajib melestarikan dan mengembangkan kebudayaan ini agar semakin dikenal bangsa lain sebagai kebudayaan asli Indonesia.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Waktu Tak Mampu Menghapus Dirinya

kenangan mungkin tak akan terlupakan
apa dia masih mengingatku?
kurasa tidak
tapi aku kan menjawab aku tak dapat melupakannya dan kenangan bersamanya

ku ingat saat dia memegang tanganku
aku ingat saat dia membawakan tasku
aku ingat saat dia melindungiku
aku sangat ingat saat dia tersenyum manis didepanku

tak pernah berfikir tuk merelakannya
ku ingin selalu mempertahankannya disisiku
ku terjatuh dan bangkit berulang kali memohon agar dia tak pergi
tapi ku rasa itu percuma

aku selalu mengalah
aku selalu menjaga perasaan ini
tapi kini ku merasa lelah
ku ingin sekali menyerah

sedikit demi sedikit bayangannya menghilang
kini tak ku lihat lagi sosoknya
bahkan begitu sulit melihatnya tersenyum padaku
bahkan saat kuterjatuh didepannya

sudah hampir dua tahun dia menghilang dari hadapanku
selama itu pula ku masih mengingatnya
ku masih simpan gambaran wajahnya dalam pikiran ku
bahkan waktu pun tak mampu menghapus dirinya
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Acara Saweran


Fenomena sosial yang cukup unik dan hanya ada di Indonesia adalah acara Saweran yang berarti membagi-bagikan uang kepada masyarakat umum dengan cuma-cuma dalam acara-acara tertentu. Acara Saweran ini banyak berkembang pada masyarakat Jawa Barat atau suku Sunda yang dilakukan pada acara resepsi pernikahan dimana penonton atau tamu undangan memberikan saweran pada penyanyi atau penari Jaipong. Hal ini dilakukan agar penonton atau tamu undangan tersebut dapat menari bersama biduan atau penari Jaipong itu dalam waktu yang agak lama. Uang yang diberikan untuk saweran cukup bervariasi jumlahnya bergantung pada keinginan si penonton untuk memberikannya pada biduan atau penari Jaipong tertentu yang disukainya.
Tetapi acara saweran bukan hanya dilakukan pada acara resepsi pernikahan saja, acara saweran ini juga terkadang dilakukan untuk menunjukkan rasa syukur atas suatu hal seperti misalnya saat disuatu keluarga memiliki kebahagiaan karena anaknya sudah bisa belajar berjalan dengan lancar maka keluarga itu kan melakukan saweran kepada anak-anak atau orang dewasa disekitar rumahnya. Dan masih banyak lagi hal yang dirayakan dengan acara saweran sebagai rasa syukur atas keberuntungan atau kebahagiaan yang mereka miliki. Biasanya untuk acara saweran untuk ucapan syukur uang yang digunakan berupa uang logam terdiri atas Rp. 100, Rp. 200, Rp. 500, Rp. 1.000 dan terkadang dilengkapi dengan permen-permen sebagai pertanda bahwa mereka sedang mendapatkan kebahagiaan. Dan acara saweran ini sudah banyak berkembang di berbagai daerah di Indonesia.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Pertunjukkan Lenong Betawi


Teater peran yang terkenal di Jakarta dan menjadi ciri khas atau budaya bagi masyarakat Betawi adalah Lenong, yang secara visual memperlihatkan unsur-unsur luar, terutama unsur Cina. Hal ini disebabkan sebagaimana orkes Gambang kromong pada masa awal pertumbuhannya, dibina dan dikembangkan oleh masyarakat keturunan Cina. Lenong biasa dilengkapi dengan dekorasi – dekorasi atau set panggung yang disesuaikan pada setiap babak-babak cerita. Pertunjukannya biasa dimulai dengan permainan musik Gambang Kromong, yang membawakan lagu-lagu baku sebagai berikut : Dimulai dengan tetalu dimainkan musik lagu-lagu berirama Mars (istilah setempat Mares), secara instrumental, berfungsi sebagai musik ilustrasi untuk memanggil penonton supaya pada datang. Dalam pembukaan pertunjukkan, dimainkan acara Hormat Selamat dengan membawakan lagu Angkat Selamet. Sementara dalam acara ekstra biasanya dibawakan lagu-lagu khas Betawi seperti Jali-jali, Persi, Stambul, Cente Manis, Seret Balok, renggong Manis dan lain-lain. Lakon-lakon pada masa awal pertumbuhannya berkisar di sekitar cerita kerajaan, karena itu timbul ungkapan "kaya raja lenong", untuk menunjukkan orang yang bergaya feodal. Perlengkapan dan pakaiannya, sesuai dengan sifat cerita yang disajikan, tergolong mewah, gemerlapan. Dengan demikian dapat diperkirakan, bahwa pemilik Lenong adalah orkes gambang Kromong sebagai musik pengiringnya. Berdasarkan cara pertunjukan, cerita yang dibawakan, masyarakat pendukungnya dan sebagainya, terdapat beberapa sebutan terhadap teater yang tergolong Lenong itu, yakni : Lenong Dines, Wayang Senggol, Wayang Sumedar, Lenong Preman dan Wayang si Ronda.

Lenong selain menjadi asset masyarakat Betawi sebagai kebudayaan daerah tetapi Lenong juga menjadi kebudayaan Nasonal yang wajib dijaga dan dilestarikan. Pemerintah harus banyak memberikan perhatian kepada kebudayaan – kebudayaan bangsa yang merupakan penarik wisatawan asing yang akan berkunjung ke Indonesia sebagai penghasil devisa Negara. Generasi muda harus dikenalkan dan diajarkan kebudayaan daerah sesuai asalnya agar kebudayaan daerah tidak pernah punah. Seiring dengan perkembangan zaman ternyata Lenong sudah banyak ditinggalkan oleh para generasi muda karena dianggap kuno atau ketinggalan zaman. Bahkan sekarang Pertunjukkan Lenong sudah sulit ditemui di stasiun-stasiun televisi karena stasiun-stasiun televisi lebih banyak menampilkan sinetron atau drama yang kurang memberikan pesan moral bahkan terkadang hanya mengumbar air mata saja. Tetapi sebenarnya selain memberikan kebudayaan Betawi, Lenong juga menampilkan pesan-pesan moral bagi penonton bukan hanya untuk menghibur semata.



Foto ini diambil dari www.indonesiamedia.com/.../lenong/lenong.jpg
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Begitu Sulit melupakanmu

indah dan bahagia yang terasa
saat kau memegang tanganku erat
nyaman dan aman yang ku rasa
saat kau d sampingku dan menjagaku

tak kau biarkan sehelai daun jatuh diatas tubuhku
tak kau biarkan setitik pasir menyentuh diriku
kau menjagaku dengan sejuta kasih
hingga ku terbuai akan surga cintamu

ternyata itu hanyalah sementara
ternyata semuanya itu tak lah abadi
kau lepaskan peganganku perlahan
kau pergi bagai menghilang

cinta yang kau ciptakan buatku tersiksa saat kau pergi
surga cinta yang kubuat seketika lenyap
kini kau buatku teteskan seluruh air mataku
kini kau buat lautan tak bertepi dalam hatiku

sangat sulit tuk hapus jejakmu dalam hidupku
begitu sulit merelakan mu pergi dari sisiku
tak mudah ku hidup hanya dengan kenangan bersamamu
begitu sulit bagiku tuk melupakanmu
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Matahari Ku

ku berjalan d siang hari
yang terlihat hanyalah pancaran mentari
ku lihat sosok dirimu
dan yang kulihat adalah pancaran kasihmu

didekatmu ku merasa nyaman
didekatmu ku merasa aman
didekatmu ku raskan kehangatan
kau lah matahari dalam hidupku

kau berikan kasih terindahmu
kau buat sedihku menjadi indahmu
ku bentuk pelangi disetiap tetes air mataku
kau berikan senyummu tak bangkitkan semangadku

ku ingin bersamamu
selamanya selalu denganmu
aku bagaikan bunga
yang tak bisa hidup tanpamu
karena kau lah matahariku
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

This it a short story about me

My name is Linda Wimelda but you can call me Imel. Now I'm a university student in one of famous school management in Grogol , West Jakarta. I live in Cengkareng. I'm 18 years old this year but I have many dreams and purposes in the future, I try to make a long planning for my future life.

I like reading and writing, and those are also my hobbies. I like making poems or short stories. I wish one day I can be a writer and people can read my stories. I like sharing my experiences using my poems or stories.
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS